Preman, Ibu Gempal, dan Dua Orang Supir, Dalam Ratusan Kilometer

"Istilahnya, kami ini cuma membantu. Kira-kira apa yang Bapak butuhkan, saya siap antar. Penginapan murah, sedang, mahal, sampai dengan yang menyediakan layanan khusus, semua ada," ujarnya. Terdengar profesional sekali. Saya tidak sedang berdiskusi dengan travel agent. Di hadapan saya adalah seorang preman terminal, dengan tato bertumpuk, dan lidah berlubang. Walaupun dia berusaha menggunakan bahasa sehalus …

Continue reading Preman, Ibu Gempal, dan Dua Orang Supir, Dalam Ratusan Kilometer

Advertisements

Palopo, Be Nice To Us Please

Adrenalin saya kembali berkecamuk. Mulai sore ini kami harus segera menentukan kota tujuan selanjutnya. Waktu kami di Toraja sudah habis. Sudah cukup kami berkeliling Toraja sejak pagi. Kami segera menuju Terminal Bolu Rantepao, dan mendatangi kantor perwakilan bus Honda Jaya, sesuai info dari seorang supir angkot. Suasana terminal sore hari terasa lengang dan sepi. "Bus …

Continue reading Palopo, Be Nice To Us Please

Satu Hari di Toraja, Cukup?

Jam sudah menunjukkan pukul 11 siang. Kami baru selesai beres-beres, dan mengisi daya semua gawai kami di penginapan. Rianna Homestay memang terlalu nyaman, dan membuat kami lupa waktu. Kami harus segera menjelajah Toraja sebelum gelap. Persoalan berikutnya adalah, tujuan wisata apa yang harus kami datangi dalam waktu yang cukup singkat ini? Untungnya, di meja teras …

Continue reading Satu Hari di Toraja, Cukup?

Sewa di Banyuwangi, Dipakai di Toraja?

Wisma Maria 1 penuh! Padahal ini penginapan yang saya incar. Menurut berbagai sumber di internet, penginapan ini sudah menjadi rekomendasi Lonely Planet. Saya meminta izin kepada pengelola Wisma untuk boleh duduk sejenak, melepas lelah di teras. Mereka mempersilakan dengan ramah. Beberapa ekor Anjing terlihat berkeliaran di sekitar tempat duduk kami. Ada yang tidur nyenyak dibawah …

Continue reading Sewa di Banyuwangi, Dipakai di Toraja?

Berburu Penginapan di Toraja

"Bapak tertarik dengan pesta pemakaman? Nanti ikut dengan saya, saya carikan hotel... bla bla bla" Sejak turun dari bus, kami sempat dicegat dua kali oleh orang bermotor yang menawarkan jasa guide. Semua saya tolak dengan halus. Kami berharap penuh pada referensi tulisan dari para backpacker yang bertaburan di internet. ——— Di sebuah Pos Polisi kosong, …

Continue reading Berburu Penginapan di Toraja

Merasakan Jalur Darat Makassar-Toraja, Bersama Para Raja Jalanan.

Saya sedang dalam perjalanan #mudikbackpaker dari Jogja ke Gorontalo tanpa menggunakan pesawat. Di postingan ini saya menceritakan pengalaman jalur darat pertama saya di Sulawesi, sejauh 314 km. Bus mulai meninggalkan ramainya jalan Kota Makassar. Lampu kabin dan semua sambungan listrik dipadamkan. Saya mengurungkan niat untuk mengisi daya ponsel pada ruang bagasi di atas kepala. Sepertinya …

Continue reading Merasakan Jalur Darat Makassar-Toraja, Bersama Para Raja Jalanan.

Mencari Bus Menuju Toraja

(Mudik Backpacker-2) Makassar, 19 Juni 2018 Kondisi Terminal Daya Makassar malam itu sangat ramai. Calon penumpang memenuhi tempat duduk di ruang tunggu seadanya, dengan televisi yang tak terdengar suaranya. Penjaja makanan hilir mudik merayu pembeli dengan bahasa daerah. Yang dijual bukan Tahu, Kacang, Kuaci, melainkan Buah Apel. Sehat sekali. Di sisi lain, petugas Dinas Perhubungan …

Continue reading Mencari Bus Menuju Toraja